Berita Fenomena Besar Longsor Banjarnegara Jawa Tengah

BAGIKAN LOWONGAN KERJA INI DENGAN MENOMBOL KOTAK SHARE SOSIAL MEDIA DIBAWAH INI:


Advertisement
Longsor Banjar Negara
Peristiwa Longsor
Loker Gresik - Berita Musibah Longsor Banjarnegara Jawa Tengah Indonesia

Puluhan rumah di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah terkena longsor. Longsor terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Sekitar 20 rumah yang terkena longsoran tanah, padahal tidak sedang turun hujan didesa Karangkobar, menurut dia saat ini tanah di sekitar lokasi masih bergerak, sehingga belum ada warga ataupun tim SAR yang mendekat ke lokasi. Sedangkan kondisi sekitar lokasi gelap gulita dan sebelumnya dilanda hujan deras.


Para Warga dan TIM SAR mengefakuasi
Banyak warga ditemukan tewas, tiga orang mengalami luka berat dan 13 orang luka ringan yang kini dirawat di rumah sakit. Sekitar 105 unit rumah diperkirakan tertimbun longsor. Selain di Karangkobar, bencana longsor terjadi di Wanayasa Banjarnegara dan di Wonosobo.Longsor terjadi di Wanayasa pada Kamis, 11 Desember 2014. menyebabkan pengungsi menjadi 379 jiwa. Pengungsi tersebar di beberapa daerah, seperti Dusun Puncil Desa Karangtengah, Dusun Wadas Desa Pandansari, Desa Dawuhan, Desa Ngasinan Kecamatan Pejawaran, dan di Desa Sijeruk Kecamatan Banjarmangu. akibat bencana ini, Suheri, 65 tahun, warga desa Sidengok, Kecamatan Pejawaran, tewas tertimpa longsor.


Salahsatu Rumah Warga Musibah
Di Wonosobo, akibat bencana tanah longsor pada Kamis, 11 Desember 2014, telah ditemukan korban meninggal dunia yang bernama Taroni, 60 tahun, disebabkan tertimbun longsor tebing di ladang. Korban ditemukan di tumpukan tanah yang terkena longsoran, Jumat, pukul 10.00 WIB. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono beserta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Syamsul Maarif sudah tiba di lokasi. Longsor yang terjadi di Banjarnegara, Jawa Tengah, telah menewaskan 17 orang, 11 luka berat, dan empat orang luka ringan. Sementara, 91 orang masih dalam pencarian.

Debit sungai mengalir kencang membawa lumpur. Hujan dapat berpotensi memicu longsor susulan. Beberapa jalan masih tertutup longso. Bahwa kondisi jalan saat ini retak dan berbahaya untuk dilalui. Hal ini menyebabkan alat berat dan kendaraan yang dikerahkan untuk penanganan darurat terhambat.


Semoga cepat ditemukan simayat dan segera dibenahi kawasan tersebut agar tidak terjadi longsor susulan, kami himbaukan kepada bapak Presiden Jokowi dan para mentrinya. (Loker Gresik)


Advertisement
Match Content Advertisement